Kekayaan dan Bahaya Melupakan Tuhan: Hermeneutika Ulangan 8:11-18

Penulis

  • Roymandani Manurung Sekolah Tinggi Teologi HKBP Pematangsiantar

DOI:

https://doi.org/10.33856/kerusso.v11i2.642

Kata Kunci:

Kekayaan; Kelimpahan; Melupakan Tuhan; Ulangan 8; Hermeneutika

Abstrak

Ulangan 8:11-18 memberikan peringatan teologis tentang kecenderungan manusia melupakan Tuhan justru di tengah kelimpahan yang mereka nikmati sebagai bagian dari perjanjian. Penelitian ini bertujuan mengkaji makna teologis perikop tersebut serta relevansinya bagi kehidupan umat masa kini. Metode yang digunakan adalah hermeneutika kontekstual, mencakup analisis konteks historis dan sastra kitab Ulangan, kajian struktur teks (termasuk pola kiastik ay. 11-18), kajian kata kunci hayil dan koah, serta penghubungan makna teks dengan realitas kehidupan umat masa kini. Hasil kajian menunjukkan bahwa teks tidak menyamakan kekayaan dengan kekuatan hidup dari Allah, melainkan menghubungkan kelimpahan (hayil) dengan godaan untuk mengklaim kekuatan dan keberhasilan (koah) sebagai hasil kemampuan diri sendiri. Temuan utama penelitian ini menegaskan alur teks yang berjenjang: kelimpahan yang dinikmati umat mendorong rasa cukup diri, yang kemudian melahirkan klaim bahwa keberhasilan adalah hasil kekuatan sendiri, sehingga umat melupakan Tuhan, dan pada akhirnya merusak relasi perjanjian dengan-Nya. Selain itu, peringatan dalam Ulangan 8:11-18 juga menyentuh dimensi sosial-ekonomi, sebagaimana tampak dari cara teks mengaitkan kelimpahan dengan pengelolaan hasil tanah dan sumber daya komunitas, sehingga keberhasilan tidak dapat dipahami sebagai capaian individual semata. Kesadaran ini turut relevan sebagai lensa kritis untuk mencermati kecenderungan dalam wacana ekonomi kontemporer yang memosisikan manusia sebagai penentu tunggal keberhasilannya sendiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pesan utama Ulangan 8:11-18 adalah ajakan untuk senantiasa mengingat Tuhan, tidak mengklaim keberhasilan sebagai hasil kekuatan sendiri, dan tetap hidup dalam ketaatan kepada perjanjian-Nya.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Andy-Philip, N., & Okworonkwo, M. E. (2023). An Inter-Textual Exegesis of Deuteronomy 8:18 and Luke 12:16–21 and Its Economic Implication for African Social Milieu. Jos Journal of Religion and Philosophy, 4(1), 89–104.

Arnold, B. T. (with Choi, J. H.). (2018). A Guide to Biblical Hebrew Syntax (2nd ed). Cambridge University Press.

Arnold, B. T. (2022). The Book of Deuteronomy: Chapters 1-11. William B. Eerdmans Publishing Company.

Biddle, M. E. (2016). Deuteronomy: Smyth & Helwys Bible Commentary. Smyth & Helwys Publishing.

Brueggemann, W. (1995). The land: Place as Gift, Promise and Challenge in Biblical Faith (8. print). Fortress Press.

Childs, B. S. (1993). Biblical Theology of the Old and New Testaments: Theological Reflection on the Christian Bible (1st Fortress Press ed). Fortress Press.

Christensen, D. (with Hubbard, D. A., Metzger, B. M., Barker, G. W., Watts, J. D. W., Watts, J. W., Martin, R. P., & Losie, L. A.). (2014). Deuteronomy 1-21: 9: 6a: Second Edition (Reprinted). Zondervan Publishing House.

Clines, D. J. A. (2007). The Theme of the Pentateuch. JSOT Press.

Coogan, M. D., & Chapman, C. R. (2017). The Old Testament: A Historical and Literary Introduction to the Hebrew Scriptures (Fourth edition). Oxford University Press.

Craigie, P. C. (Ed.). (1976). The Book of Deuteronomy. Eerdmans.

Ehusani, R. (2025). Remembering and Forgetting God: Towards an Expanded Definition of Idolatry in Deuteronomy. 1–5.

Eising, H. (1997). ?ayil (?????). Dalam G. J. Botterweck & H. Ringgren (Ed.), Theological dictionary of the Old Testament: IV (Reprinted). William B. Eerdmans Publishing Company.

Finsterbusch, K. (2020). Weisung für Israel: Studien zu Religiösem Lehren und Lernen im Deuteronomium und in Seinem Umfeld (1st ed). Mohr Siebeck.

Huria Kristen Batak Protestan. (2000). Panindangion H aporseaon, Pengakuan Iman HKBP, Konfessi Tahun 1951 & Tahun 1996. Kantor Pusat HKBP.

Kline, M. G. (1963). Treaty of the Great King: The Covenant Structure of Deuteronomy (Studies and Commentary). William B. Eerdmans Publishing Company.

Koch, C. (2008). Vertrag, Treueid und Bund: Studien zur Rezeption des Altorientalischen Vertragsrechts in Deuteronomium und zur Ausbildung der Bundestheologie im Alten Testament. Walter de Gruyter.

Kusradi, S. W. (2020). Pengenalan akan Nama Allah sebagai Peneguhan Iman dalam Masa Kesesakan. SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual, 6(2), 184–204. https://doi.org/10.47154/scripta.v6i2.54

Laoly, N. G. (2020). Tanah, Kekerabatan dan Ekonomi Israel Kuno. KERUGMA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(2), 68–81. https://doi.org/https://doi.org/10.2500/kerugma.v2i2.47

Lisowsky, G. (1958). Konkordanz Zum Hebraischen Alten Testament. Privileg. Wurtt. Bibelanstalt.

Liverani, M. (2014). Israel’s History and the History of Israel (C. Peri & P. R. Davies, Penerj.). Routledge, Taylor & Francis Group.

Loersch, S. (1967). Das Deuteronomium und seine Deutungen: Ein Forschungsgeschichtlicher Uberblick. Verlag Katholisches Biblewerk.

Maranatha, C. A. (2024). Penafsiran Alkitab yang Dinamis: Hermeneutika Kontekstual sebagai Pendekatan Multidimensional. RERUM: Journal of Biblical Practice, 4(2), 138–155. https://doi.org/10.55076/rerum.v4i2.339

McConville, J. G. (1984). Law and Theology in Deuteronomy (D. J. A. Clines & P. R. Davies, Ed.). JSOT Press.

Moberly, R. W. L. (2015). Sacramentality and the Old Testament (H. Boersma & M. Levering, Ed.). Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/oxfordhb/9780199659067.013.26

Mohrmann, D. C. (2023). Deuteronomion: A commentary based on the text of Codex Alexandrinus. Brill. https://doi.org/10.1163/9789004536616

Nelson, R. D. (2004). Deuteronomy: A commentary (First paperback edition). Westminster John Knox Press.

Pakpahan, B. J. (2013). Teologi Ingatan sebagai Dasar Rekonsiliasi Dalam Konflik. Diskursus: Jurnal Filsafat dan Teologi STF Driyakarta, 12(2), 253–277. https://doi.org/10.36383/diskursus.v12i2.107

Rad, G. von. (1966). Deuteronomy: A Commentary. Westminster Press.

Ringgren, H. (1977). K?a? (?????) (D. E. Green, Penerj.). Dalam G. J. Botterweck, H. Ringgren, & H.-J. Fabry (Ed.), Theological Dictionary of the Old Testament: VII. William B. Eerdmans Publishing Company.

Sari, P. H., & Santoso, R. P. (2025). Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan di Indonesia Periode 2012-2023. Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan, 3(2), 220–226. https://doi.org/10.20885/JKEK.vol3.iss2.art12

Scheffler, E. (2013). Of Poverty Prevention in the Pentateuch as a Continuing Contemporary Challenge. Verbum et Ecclesia, 34(2), 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.4102/ve.v34i2.869

Sebyar, M. H., & Wulandari, M. A. (2023). Kesenjangan Sosial Ekonomi di Masyarakat Sekitar Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Jurnal Agrimansion, 24(3), 774–785.

Sinaga, H. (2025). Hak Kepemilikan Tanah (Imamat 25:23-24): Analisis Teologis dan Kontekstualisasi Ketentuan Tahun Yobel di Tengah Konflik Agraria di Indonesia. GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian, 10(2), 233–248. https://doi.org/10.21460/gema.2025.102.1531

Singgih, E. G. (2019). Dunia yang Bermakna: Kumpulan Karangan Tafsir Perjanjian Lama (A. C. Tamawiwy, Ed.). BPK Gunung Mulia.

Sipahutar, R. C. (2019). Kajian Ekoteologis tentang Konsep tanah dalam Perjanjian Lama dan Implikasinya bagi Pemeliharaan Tanah. BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 2(2), 166–178. https://doi.org/10.34307/b.v2i2.95

Soe’oed, D. V. (2024). Analisisi Kebijakan Ekstraktivisme Sumber Daya Alam: Studi Kasus Freeport dan Ketimpangan Ekonomi di Papua. Jurnal Ilmiah Pemerintah, 12(3), 263–276.

Sukono, D. (2019). Alkitab: Penyataan Allah Yang Diilhamkan. PASCA?: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 15(1), 28–34. https://doi.org/10.46494/psc.v15i1.66

Syawie, M. (2011). Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat. Sosio Informa, 16(2), 125–132. https://doi.org/10.33007/inf.v16i2.958

Taschner, J. (2012). Die Mosereden im Deuteronomium: Eine Kanonorientierte Untersuchung. Mohr Siebeck.

Thompson, J. A., & Wiseman, D. J. (1974). Deuteronomy: An introduction and commentary. Inter-varsity press.

Tigay, J. H. (1996). Deuteronomy [Devarim]: The Traditional Hebrew text with the new JPS Translation (1st ed). Jewish Publication Society.

Wakely, R. (2009). ?ayil (?????). Dalam W. A. VanGemeren (Ed.), New International Dictionary of Old Testament Theology & Exegesis: II. Zondervan Publ. House.

Work, T. (2009). Deuteronomy: SCM Theological Commentary on the Bible. SCM Press.

Wright, C. J. H. (2004). Old Testament Ethics for the People of God. InterVarsity Press.

Zobel, K. (1992). Prophetie und Deuteronomium: Die Rezeption Prophetischer Theologie durch das Deuteronomium. De Gruyter.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29

Cara Mengutip

Manurung, R. (2026). Kekayaan dan Bahaya Melupakan Tuhan: Hermeneutika Ulangan 8:11-18. Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kerusso, 11(2), 209–225. https://doi.org/10.33856/kerusso.v11i2.642

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.