Tuhan yang Sama atau Konsep yang Berbeda? Kajian Komparatif dalam Teologi Agama-Agama
DOI:
https://doi.org/10.33856/kerusso.v11i2.620Kata Kunci:
Kesatuan Ilahi; Tuhan yang Sama; Teologi Agama-Agama; Dialog Antargama.Abstrak
Perdebatan teologis mengenai kesatuan ilahi menjadi salah satu isu penting dalam dialog antaragama, khususnya terkait pertanyaan apakah Tuhan yang diyakini dalam berbagai agama merujuk pada Tuhan yang sama. Penelitian ini bertujuan menganalisis pandangan teologi agama-agama mengenai identitas Tuhan dalam Islam, Kristen, Yudaisme, Hindu, dan Buddha serta mengkaji apakah kesamaan rujukan kepada Yang Ilahi dapat dipahami sebagai kesamaan Tuhan secara teologis. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan pendekatan analisis perbandingan terhadap sumber-sumber teologis dan kajian akademik mengenai agama-agama serta tipologi eksklusivisme, inklusivisme, dan pluralisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam, Kristen, dan Yudaisme memiliki titik temu yang lebih kuat dalam pengakuan terhadap satu Allah sebagai sumber dan pencipta segala sesuatu, meskipun terdapat perbedaan mendasar mengenai sifat Allah dan cara memahami relasi Allah dengan manusia. Hindu menunjukkan keragaman konsepsi ketuhanan, mulai dari pemahaman terhadap realitas ilahi yang esa hingga manifestasi ilahi yang beragam, sedangkan Buddha tidak menempatkan konsep Tuhan pencipta sebagai pusat ajaran. Analisis tersebut menunjukkan bahwa kesamaan penyebutan atau pengakuan terhadap realitas ilahi tidak secara otomatis membuktikan bahwa semua agama memahami Tuhan dalam pengertian teologis yang identik. Penelitian ini berargumentasi bahwa pertanyaan mengenai apakah Tuhan berbagai agama adalah Tuhan yang sama perlu dibedakan antara kesamaan referensi terhadap Yang Ilahi dan kesamaan pemahaman teologis tentang Allah. Temuan ini memberikan dasar bagi dialog antaragama yang mengakui titik temu sekaligus menghormati perbedaan fundamental setiap tradisi keagamaan.
Unduhan
Referensi
Afdillah, M. (2016). Teologi Ibrahim dalam Perspektif Agama Yahudi, Kristen, dan Islam. KALIMAH, 14(1), 97. https://doi.org/10.21111/klm.v14i1.363
Arimbawa, I. K. S. (2022). DIALEKTIKA PENCERAHAN BUDDHISME. Sanjiwani: Jurnal Filsafat, 13(2), 149–163. https://doi.org/10.25078/sanjiwani.v13i2.1931
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Gaspersz, S., & Souisa, N. N. (2019). TEOLOGI AGAMA-AGAMA DI INDONESIA, MENELISIK PENGEMBANGAN DAN TANTANGANNYA. Harmoni, 18(2), 7–27. https://doi.org/10.32488/harmoni.v18i2.365
Hasiholan, A. M., & Stevenson, J. A. (2023). Teologi Agama-agama dalam Lensa Hospitalitas Pentakostal. SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI, 13(1), 197–216. https://doi.org/10.46495/sdjt.v13i1.195
Hutahaean, H. (2020). Tantangan Teologi Agama-agama: Suatu Diskursus Model. Kurios, 6(2), 255. https://doi.org/10.30995/kur.v6i2.136
I Made Laut Mertha Jaya. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif: Teori, Penerapan, dan Riset Nyata. Anak Hebat Indonesia.
Irwan Arfin, M., alingka, & Mutmainnah. (2021). Pengertian Dan Pembagian Tauhid. https://doi.org/10.31219/osf.io/msx5v
Joyo, P. R., & Murtiningsih, S. (2021). Relevansi Ontologi Brahman dan ?tman dalam Kitab ???vasya Upani?ad dengan Pluralitas Agama di Indonesia. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, Dan Tradisi), 7(01), 57–70. https://doi.org/10.18784/smart.v7i01.1228
Juli Ariawan, I. K. (2026). DISKURSUS FILOSOFIS TENTANG KETUHANAN AGAMA HINDU: BRAHMAN, DEVA, AVATARA, DAN ISTADEVATA. Sanjiwani: Jurnal Filsafat, 17(1), 76–84. https://doi.org/10.25078/sjf.v17i1.2726
Kaha, S. C. (2020). Dialog Sebagai Kesadaran Relasional Antar Agama: Respons Teologis Atas Pudarnya Semangat Toleransi Kristen-Islam Di Indonesia. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 4(2), 132–148. https://doi.org/10.37368/ja.v4i2.165
Lattu, I. (2016). Sosiologi Agama Pilihan Berteologi di Indonesia. Fakultas Teologi-Universitas Kristen Satya Wacana.
Lattu, I. Y. M. (2018). Menolak Narasi Tunggal: Diskursus Agama, Pluralisme dan Demokrasi. Satya Wacana University Press.
Latuheru, A. C., Lattu, I. Y. M., & Tampake, T. R. (2020). Pancasila Sebagai Teks Dialog Lintas Agama dalam Perspektif Hans-Georg Gadamer dan Hans Kung. Jurnal Filsafat, 30(2), 150. https://doi.org/10.22146/jf.49193
Lumingkewas, M. S. (2019). One God or One Lord? Deuteronomi and the Meaning of Monotheism. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 2(2), 388–410. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i2.79
Nendissa, J. E., Simamora, R. H., Rotua, D. M., Baringbing, P. G. W., & Farneyanan, S. (2024). Pluralisme Agama-Agama: Tantangan, Peluang, dan Perspektif Teologis Dalam Membangun Kerukunan Umat Beragama di Indonesia. SAMI: Jurnal Sosiologi Agama Dan Teologi Indonesia, 2(2), 155–184.
Pabisa, D., Eunike, P., & Valentina, L. (2024). Analisis Konsep Tritunggal Allah dan Implikasinya berdasarkan Injil Yohanes. Journal of Religious and Socio-Cultural, 5(1), 1–22. https://doi.org/10.46362/jrsc.v5i1.218
Paparang, S. R. (2020). FILSAFAT TRINITAS. BONAFIDE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 197–217. https://doi.org/10.46558/bonafide.v1i2.23
Ruku, N. (2021). MEMPERTAHANKAN DAN MEMPERTANGGUNGJAWABKAN DOKTRIN TRINITAS DALAM KONTEKS ASIA. Jurnal Arrabona, 3(2), 131–151. https://doi.org/10.57058/juar.v3i2.41
Sari, C. A. W., Hafsyah, N., Fazela, K., Nayla, P., & Wismanto, W. (2024). Pemahaman Pentingnya Tauhid dalam Kehidupan Umat Islam. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1), 293–305. https://doi.org/10.60126/maras.v2i1.177
Sarosa, S. (2021). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Kanisius.
Syahputra, H., Alfira Hsb, N., Muhammad, A., & Tamimi, M. I. (2025). Memutus Lingkaran Penderitaan: Telaah Mendalam atas Empat Kebenaran Mulia dalam Buddhisme. Syntax Idea, 7(9), 1113–1126. https://doi.org/10.46799/syntaxidea.v7i9.13532
Tanjung, A. T. (2023). Memahami Esensi Tauhid Melalui Al-Qur’an. Al-Kauniyah, 4(2), 87–97. https://doi.org/10.56874/alkauniyah.v4i2.1669
Titaley, J. A. (2013). Religiositas di Alinea Tiga: Pluralisme, Nasionalisme, dan Transformasi Agama-Agama. Satya Wacana University Press.
Walean, J. (2021). Gereja dalam Keragaman dan Keharmonisan: Studi Sosioteologis Merawat Kerukunan Hidup Beragama. MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen, 2(2). https://doi.org/10.52220/magnum.v2i2.83
Yewango, A. A. (2014). Nyantri Bersama John Titaley, Menalar Teks, Menilai Sejarah dan Membangun Kemanusiaan Bersama. Satya Wacana University Press.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 The Author (s)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Surabaya




















