Identitas Keturunan Perempuan Dalam Kejadian 3:15 Dalam Studi Soteriologi

Janji Keselamatan Kuno Sebagai Dasar Keselamatan Perjanjian Baru

  • Pangeran Manurung Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia - Purwokerto
Keywords: Keturunan Perempuan, Dasar Keselamatan, Yesus Kristus, Penebusan, Perjanjian Baru, Kejadian 3:15

Abstract

One of the problems arising from the polemic of the events of the fall of man in the Garden of Eden recorded by the author of the Book of Genesis is the bias of the policy of salvation taught by the writers of the New Testament. Salvation in the New Testament is considered not to have originated in the Old Testament mind. Apart from the element of salvation in the Old Testament which is only supposed to contain "political" salvation, the clarity of the interpretation of the female offspring and its fulfillment in Jesus Christ is also questioned. Jesus Christ is considered unqualified as a descendant of the woman offended in Genesis 3 so that the eternal salvation offered by Jesus Christ in the event of the crucifixion is considered an offer of a "concept of salvation" that is not in line with the promise of salvation in Genesis 3. While other commentators state the opposite. This study will discuss it using a biblical library research approach. This means that the researcher will prove who the offspring of the woman referred to in incident 3 is based on the evidence from the Old and New Testaments. The results of this study prove that the female offspring referred to in event 3 is Jesus Christ. The phrase “bruising in the heel” in the pericope is a symbolic statement of the crucifixion event of Jesus Christ which is interpreted by New Testament readers as the salvation promised in Genesis 3:15.

Abstrak Indonesia 

Salah satu permasalahan yang ditimbulkan dari polemik peristiwa kejatuhan manusia di Taman Eden yang dicatat oleh punulis Kitab Kejadian adalah biasnya dasar keselamatan yang diajarkan oleh penulis Perjanjian Baru. Keselamatan dalam Perjanjian Baru dianggap tidak bersumber dari pikiran Perjanjian Lama. Selain karena unsur keselamatan dalam Perjanjian Lama yang hanya diduga mengandung keselamatan secara “politis”, kejelasan penafsiran terhadap keturunan perempuan dan penggenapannya dalam diri Yesus Kristus juga dipertanyakan. Yesus Kristus dianggap tidak memenuhi syarat sebagai keturunan perempuan yang disinggung dalam Kejadian 3 sehingga keselamatan kekal yang ditawarkan oleh Yesus Kristus dalam peristiwa penyaliban dianggap sebagai sebuah tawaran “konsep keselamatan” yang tidak sehaluan dengan janji keselamatan dalam Kejadian 3. Sementara penafsir yang lain menyatakan kebalikannya. Penelitian ini akan membahasnya dengan menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan yang bersifat biblika. Artinya peneliti akan membuktikan siapa keturunan perempuan yang dimaksud dalam kejadian 3 berdasarkan bukti dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa keturunan perempuan yang dimaksud dalam kejadian 3 adalah Yesus Kristus. Frase “meremukkan tumit” dalam perikop merupakan pernyataan simbolis atas peristiwa penyaliban Yesus Kristus yang dimaknai oleh para pembaca Perjanjian Baru sebagai keselamatan yang dijanjikan dalam Kejadian 3:15.

References

[1] A. Sutama, Adji. Yesus Tidak Bangkit. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
[2] Berkof, Louis. Teologi Sistematika: Doktrin Keselamatan, Yudha Thianto, Penerjemah. Surabaya: Momentum, 2006.
[3] Blinzler, Josef. The Trial Jesus (Westminster: The Newman Press, 1959.
[4] Bowker, John, The Targums and Rabbinic Literature. London: Cambridge University Press, 1969.
[5] Conner J, Kevin. A Practical Guide to Christian Bilief. Malang: Gandum Mas, 2004.
[6] Delitzsch and Keil. Commentary on the Old Testament: New Updated Edition, Electronic Database. Hendrickson Publishers, 1996.
[7] Dietrich Preuss, Horst. Ol Testament Theology, Volume II. Kentucky, Westminster John Knox Press, 1992.
[8] Enns, Paul. Buku Pegangan Teologi. Malang: Literatur SAAT, 2004.
[9] Evans, Tony. Who Is This King Of Glory. Batam: Gospel Press, 2005.
[10] Foaster W, dkk. “Keselamatan” dalam Ensiklopedi Alkitab Masa Kini. Jakarta: Yayasan Bina Kasih OMF, 2007.
[11] Geisler, Norman. Ketika Alkitab Dipertanyakan. Yogyakarta: ANDI, 2006.
[12] H. Sailhamer, John. The Expositor’s Bible Comementary with the New International Version of the Holly Bible. Grand Rapids, Michigan: Zondervan Publishing House, 1991.
[13] Henry, Matthew. Commentary on the Whole Bible. PC Study Bible Formatted Electronic Database, 2006.
[14] Http://www.sarapanpagi.org/kejadian-3-15-siapa-yang-meremukkan-kepala-ular-vt2442.html
[15] Http://www.sarapanpagi.org/kejadian-3-15-siapa-yang-meremukkan-kepala-ular-vt2442.html
[16] Https://www.katolisitas.org/maria-adalah-perempuan-yang-disebutkan-di-dalam-kitab-kejadian/
[17] J. W, Ethridge. The Targums of Onkelos and Jonathan Ben Ussiel on the Pentateukh. Vol. 1,2. New York: KTAV Publishing House, Inc, 1968.
[18] J. Wenham, Gordon, WBC, Genesis 1-15. Thomas Nelson, 1987
[19] Joseph Owens, John. Analytical Key Tho The Old Testament Volume 4. Michigan: Baker Book House, 1996
[20] Kohler, Ludwig. Old Testament Theology. Philadelphia: The Westminster Press, 1957.
[21] L Cooper, David. God and Messiah. Los Angeles: Biblical Research Society.
[22] Lasor, W.S., D.A. Hubbar, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1 Taurat dan Sejarah. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.
[23] M. Yates, Keyle. Tafsiran Alkitab Wyclife: Kejadian-Ester. Malang: Gandum Mas, 2004
[24] Marantika, Chris. Doktrin Keselamatan dan Kehidupan Rohani. Yogyakarta: Iman Press, 2002
[25] Mathews A, Kenneth. The New American Comentary: An Exegetical and Theological Expoxition of Holly Seripture, Peny., E. Ray Clendenen. tk: Broadman & Holman Publisher, 1966.
[26] McDowell, Josh. Apologetika: Bukti Yang Meneguhkan Kebenaran Alkitab.
[27] McDowell, Sean. Apologetics Study Bible for Students. Nashville: B&H Publishing Group, 2010.
[28] Owen, John. Christians Are Forever. Surabaya: Momentum 2005.
[29] Packer, J.I. Key Bible Themes Studies of Key Bible Themes. Grand Rapids Baker, 1981.
[30] Towns, Elmer. Inti Kekristenan: Apa Sebenarnya Kekristenan Itu. Jakarta, Penerbit Nafiri Gabriel, 2011
[31] W. E. Vince, Merrill F. Unger dan William White. Vine’s Complete Expository Dictionary of Old and New Testament Words. Nashville, Atlanta: Thomas Nelson Publisher, 1996.
[32] Westerman, Claus. Elements Of Old Testament Theology. Atlanta: John Knox Press, 1978.
[33] Wiersbe, Wiersbe’s Expository Old Testament (Cook Communications Ministries, 2000).
[34] Wongso, Peter. Soteriologi, Doktrin Keselamatan. Malang: Seminari Alkitab Asia Tenggara, 1998.
[35] Wright, Christ. Tuhan Yesus memang khas dan unik. Jakarta: Yayasan Bina Kasih OMF, 2003.
Published
2020-08-27
How to Cite
Manurung, P. (2020). Identitas Keturunan Perempuan Dalam Kejadian 3:15 Dalam Studi Soteriologi. Jurnal Teologi & Pelayanan KERUSSO, 5(2), 24-51. https://doi.org/10.33856/kerusso.v5i2.146