Yesus Satu-Satunya Pemberi Kemerdekaan Bagi Orang Berdosa

Ditinjau Dari Esai Yohanes 8:36

  • Fenius Gulo Sekolah Tinggi Teologi Saint Paul - Bandung
Keywords: Yesus, Kemerdekaan, Orang Berdosa.

Abstract

This study is aimed to analyze John 8:36 regarding the meaning of the phrase "So if the Son sets you free, you will be free indeed," with a qualitative research method and biblical study approach. The main source of this research is the Bible and some other literatures as support sources and used as a comparison material. After conducting a very careful investigation, it is confirmed that the only person who is worthy of giving freedom to sinners is Jesus Christ the Son of God. Belief in Jesus is the key to freedom and the freedom from the bondage of sin.

Abstrak indonesia 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Yohanes 8:36 mengenai makna frasa “apa bila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka,” dengan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan study biblika. Sumber utama pada penelitian ini adalah Alkitab dan literarur lainnya sebagai pendukung dan dijadikan sebagai bahan perbandingan. Setelah melakukan penyelidikan yang sangat hati-hati, menyungguhkan bahwa satu-satunya pribadi yang layak member kemerdekakaan bagi orang berdosa adalah hanya sang Anak yaitu Yesus Kristus. Kepercayaan kepada Yesus merupakan kunci kemerdekaan dan terbebaskan dari belenggu dosa.

References

[1] Anderson, Neil., Fernando Garzon, dan Judith E. King, Released from Bondange,Terjemahan: Bebas dari Belenggu Perbudakan, Batam: Gospel Prees, 2005.
[2] Bartlett, David L. Pelayanan dalam Perjanjian Baru, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.
[3] Benyamin, Samuel. Perjanjian Baru: Sejarah dan Pokok-pokok Teologisnya, Bandung: Bina Media Informasi, 2010.
[4] Carson, D.A. & Douglas J. Moo, An Introduction To The New Testament, Malang: Gandum Mas, 2016.
[5] Chia, Philip Suciadi. Greek Review, Yogyakarta: Stiletto Indie Book, 2021.
[6] Chia, P. S., & Juanda, J. (2020). Suffix Study ια. Journal KERUGMA, 3(2), 1-4.
[7] Douglas, J.D. Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid II, Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1995.
[8] Enns, Paul. The Moody Handbook of Theology, Terjemahan Malang: Literatur SAAT, 2010.
[9] Browning, W.R.F.A Dictionary of the Bible Terjemahan, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.
[10] Faot, Agustinus, et al. "Bertahan Sampai Kesudahan Akan Diselamatkan." Journal Kerusso 4.1 (2019): 15-25.
[11] Guthrie, Donald. Pengantar Perjanjian Baru Volume 1, Surabaya: Momentum, 2015.
[12] Guthrie, D. dkk., Tafsiran Alkitab Masa Kini III: Matius – Wahyu, Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2003.
[13] Hagelberg, Dave. Tafsiran Injil Yohanes (Pasal 1-5) dari Bahasa Yunani, Yogyakarta: Andi, 1999.
[14] Karlau, Sensius Amon. “Finalitas Yesus Menurut Klausa “Sesungguhnya Akulah Pintu Ke Domba-Domba Itu”: Eksegesis Injil Yohanes 10:7”, VOX DEI: Jurnal Teologi dan Pastoral, Vol. 1, No. 2, Desember 2020.
[15] Karman, Yonky. The Inclusive Abraham: A Meeting Point of the Abrahamic-Religious Trialogue, JURNAL JAFFRAY: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, Vol. 17, No. 2, Oktober 2019.
[16] Roberts, Alexander. and James Donaldson (ed), Ante-Nicene Fathers: The Writings of he Fathers down to A.D. 325. Peabody: Hendrickson, 1995.
[17] Sahari, Gunar. “Studi Teologis terhadap Makna Ungkapan “Aku Adalah” (ego eimi) Menurut Injil Yohanes”, LUXNOS: Jurnal Sekolah Tinggi Teolog Pelita Dunia, Vol. 6, No. 1, Juli 2020.
[18] Subandrijo, Bambang. Menyingkap Pesan-pesan Peranjian Baru 2, Bandung: Bina Media Informasi, 2010.
[19] Stanton, Graham N. The Gospels and Jesus, New York: Oxford University Press. 1989.
Sutjiono, S.J. Yohanes, Jakarta: Metanoia, 1999.
[20] Tenney, Merrill C. Survei Perjanjian Baru, Malang: Gandum Mas, 2013.
[21] Tim Penyusun, Encyclopedia Americana Vol. 25, U.S.A.: Grolier Incorporated, 1997.
[22] Wilkinson, Bruce & Kenneth Boa. Talk Truth The Bible, Malang: Gandum Mas, 2017.
Published
2021-08-23
How to Cite
Gulo, F. (2021). Yesus Satu-Satunya Pemberi Kemerdekaan Bagi Orang Berdosa. Jurnal Teologi & Pelayanan Kerusso, 6(2), 20-31. https://doi.org/10.33856/kerusso.v6i2.198