Makna Iman Dalam Pelayanan Holistik

  • Saefnat Saetban Sekolah Tinggi Teologi Injili Efrata - Sidoarjo
Keywords: Pelayanan Holistik, Pengikut Kristus, Iman, Pengajaran, Firman Tuhan

Abstract

Holistic service is the main responsibility of all followers of Christ, holistic does not only apply to people who are able to materially (funds) because the main principle in holistic service is not having to have a lot of money. This article can reveal the most attitudes but in doing holistic service, or who expects holistic service. Require your organization to pay special attention to holistic service. Release the debilitating voice that holistic can drain your wealth, the main element in holistic ministry is not enriching other people materially with the wealth you have. Holistic is not new, but Christ first did holistically, the prophets in the Old Testament have done holistic, although holistic ministry requires funds but holistic properly does not demand your property. This article aims to answer the question of “faith growth in Holistic ministry”. Maybe those of you who carry out holistic ministry to the congregation are often cornered with a cynical voice that your congregation grows not because of the teaching of the Word but because of basic necessities, and vice versa, you as a congregation who receive basic necessities from your church also often feel cornered by that cynical voice.

Abstrak Indonesia

Pelayanan holistik adalah tanggung jawab utama bagi semua pengikut Kristus, holistik tidak hanya berlaku bagi orang-orang yang mampu dalam materi (dana), karena prinsip utama dalam pelayanan holistik bukan harus memiliki uang yang banyak. Dalam artikel ini dapat mengungkapkan sikap yang paling tetapi dalam melakukan pelayanan holistik, atau yang mengharapkan pelayanan holistik. Wajibkan organisasi anda untuk memberi perhatian khusus dalam pelayanan holistik. Lepaskan suara yang melemahkan bahwa holistik dapat menguras harta anda, unsur utama dalam pelayanan holistik bukan memperkaya orang lain secara material dengan harta kekayaan yang anda miliki. Holistik bukan hal baru, tetapi Kristus terlebih dahulu melakukan holistik, nabi-nabi dalam Perjanjian Lama telah melakukan holistik, walaupun dalam pelayanan holistik membutuhkan dana tetapi holistik secara benar tidak menuntut harta anda. Artikel ini bertujuan menjawab persoalan seputar “pertumbuhan iman dalam pelayanan Holistik”. Mungkin bagi anda yang melakukan pelayanan holistik terhadap jemaat seringkali terpojokan dengan suara sinis bahwa jemaat anda bertumbuh bukan karena pengajaran pengajaran Firman tetapi karena sembako, begitu sebaliknya anda sebagai jemaat yang menerima sembako dari gereja anda juga seringkali merasa dipojokan dengan suara sinis tersebut.

References

[1] Bevans, Stephen B. Model-Model Teologi Kontekstual. Maumere, Flores: Ledalero, 2002.
[2] Banawiratma, JB dan Muller, J. Bertelologi Sosial Lintas Ilmu. Kemiskinan Sebagai tantangan Hidup Beriman. Yogyakarta: Kanisius, 1993.
[3] Brownlee, Malcolm. Tugas Manusia Dalam Dunia Milik Tuhan: DasarTheologis bagi Pekerjaan Orang Kristen Dalam Mayarakat. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1987.
[4] Daugherty, Billy Joe. Kuasa Iman. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 2004.
{5] Grand, F.C. dan H.H. Rawley. Dictionary Of The Bible, Edisi II. Original Editor: James Hastings dan T Clark and Charles Scribner.
[6] Herlianto, 1998. Pelayanan Perkotaan. Bandung: Yabina. 1998.
[7] Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Surabaya: Kartika Surabaya, 1997.
[8] Kuiper, Arie de. Misiologia. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 2003.
[9] Leon-Dufour, Xavier. Eksiklopedia Perjanjian Baru. Yogyakarta: Kanisius, 1990.
[10] Licollins, Gerald. Edward G. Farrugia. Kamus Teologia. Yogyakarta: Kanisius, 1996.
[11] Metzger, Will. Tell the Truth: The Whole to the Whole Person by the Whole People. Surabaya: Momentum, 2005.
[12] Simamora, Ranto G. Leonardo Boff, Passion of Christ, Passion of the World:The Fact, Their Interpretation, and Their Meaning, Yesterday and Today. Maryknoll, New York: Orbiss Books, 1987.
[13] Stiver, Robert, et al.. Christian Ethics: A Case Method Approach. Maryknoll: Orbis Books, 1989.
[14] Tomatala, Yakob. Teologi Misi. Jakarta: YT Leadership Foundation, 2003.
[15] Wofford. Kepemimpinan yang Mengubahkan. Yogyakarta: Andi, 1990.
Published
2022-03-31
How to Cite
Saetban, S. (2022). Makna Iman Dalam Pelayanan Holistik. Jurnal Teologi & Pelayanan Kerusso, 7(1), 58-71. https://doi.org/10.33856/kerusso.v7i1.233